Meragukan Agama Sebelumnya, Gadis Ini Yakini Islam Agama yang Benar

Lauren, sebelah kiri Lauren, sebelah kiri

Muslimahdaily - Kisah seorang gadis bernama Lauren sedang ramai dibicarakan. Hal ini karena gadis ini memiliki kisah haru dibalik pindahnya ia dari agama sebelumnya ke agama islam. Keputusan Lauren untuk menjadi mualaf menjadi perbincangan di kalangan guru dan teman-temannya. Namun ia tetap berpegang teguh dengan keputusannya tersebut untuk memeluk agama islam. Keputusan Lauren juga ditentang oleh bapak kandung-nya dimana bapaknya mengatakan untuk tidak membawa ajaran agama islam ke dalam rumahnya.

Lauren merupakan gadis yang sebelumnya beragama Kristen katolik. Lauren memiliki ibu yang sudah terlebih dahulu masuk ke agama islam. Namun alasan Lauren untuk berpindah agama bukan semata mata hanya mengikuti jejak ibunya saja. Karena Lauren sendiri memiliki cerita-cerita mengharukan dibaliknya.

Perjalannya ia bisa menjadi seorang mualaf diawali karena ia hidup di lingkungan mayoritas beragama islam serta lebih sering bersosialisasi dengan teman-teman perumahannya yang memeluk agama islam. Ia hanya memliki teman teman katolik di sekolahnya saja. Ia sering memperhatikan kegiatan yang teman muslim nya lakukan.

Seperti saat adzan magrib berkumandang, teman-teman nya akan lagsung berhenti bermain dan melakukan ibadah sholat di masjid. Dari kejadian tersebut, gadis ini berfikir bahwa jika diajaran agama sebelumnya (katolik), mereka hanya beribadah pada salah satu hari antara hari sabtu atau minggu. Dari hal tersebut lauren berfikir apakah memang orang muslim lebih sering beribadah.

Faktor lingkungan tersebut akhirnya memengaruhi jalan pikiran Lauren. Namun tidak hanya sampai disitu karena terdapat kejadian lainnya yang meyakinkan dia untuk pindah ke islam. Suatu saat ia sedang membongkar lemari buku, dan ia melihat ada Alkitab yang berada di tumpukan-tumpukan buku tersebut. Ketika ia belajar di SD, ia belajar menggunakan acuan Alkitab berwarna hitam atau perjanjian baru.

Namun yang ia temukan Alkitab yang berbeda dimana merupakan perjanjian lama. Ia membaca salah satu surat dalam Alkitab tersebut yang menerangkan larangan memakan babi. Namun saat ia melihat Kembali kedalam Alkitab yang menjadi acuannya saat ini dengan surat dan ayat yang sama, konteks penjelasannya sangat berbeda dengan perjanjian lama.

Akibat hal tersebut muncul pertanyaan dalam benak Lauren. Untuk mengobati rasa penasarannya, gadis mualaf ini akhirnya menanyakan hal tersebut ke teman-temannya.

Teman-teman Lauren mengatakan bahwa perbedaan tersebut terjadi karena kitab yang Lauren temukan merupakan perjanjian lama dan sudah tidak dipakai karena sekarang mengacu ke perjanjian baru. Hal tersebut membuat lauren ragu. Karena Lauren percaya bahwa suatu kitab berisi firman-firman dari tuhan yang sudah mutlak dan pasti tidak bisa diubah, diperbaharui, atau dihapus sedikitpun karena akan menjadi acuan hidup manusia.

Setelah kejadian-kejadian yang ia alami, ia akhirnya mencoba untuk belajar tentang agama islam. Pertama ia sering melihat ibu-nya sholat, kemudian ia juga sering melihat dan mendengar temannya mengaji. Sehingga lauren cukup hafal dengan surah al-fatihah.

Mulai dari kejadian-kejadian yang tidak disengaja tersebut, membuat gadis cantik ini berfikir Kembali. Selain faktor lingkungan, ia juga berfikir secara logis perbedaan cara beribadah di islam dengan agama sebelumnya. Sehingga ia terus belajar tentang agama islam serta memiliki keyakinan untuk memeluk agama allah tersebut. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk masuk ke dalam agama islam yang ia yakini bahwa hal tersebut merupakan hidayah dan kuasa dari allah untuknya.