Muslimahdaily - Adalah Rukanah bin Abdu Yazid bin Hisyam bin Abdul Muthalib bin Abu Manaf Al Muthallibi, seorang pemimpin Arab yang terkenal akan kekuatannya. Badannya tinggi dan besar, serta kekar. Postur tubuhnya sangat kontras dengan penduduk lain sehingga sangat mudah dikenali.
Rukanah merupakan seorang kafir ketika masa awal-awal risalah kenabian datang kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Selain sebagai pemimpin Arab, Rukanah terkenal akan kemampuan gulatnya. Tak ada yang mampu menguncinya apalagi menjatuhkan tubuhnya ke tanah.
Suatu hari Rukanah bertemu dengan Rasulullah di suatu kampung di Mekkah. Saat itu Rasulullah dan kaumnya belum melakukan hijrah ke Madinah.
“Wahai Rukanah, tidakkah engkau bertaqwa kepada Allah dan menerima dakwahku?” tanya Rasulullah saat berhadapan dengan Rukanah.
“Seandainya aku mengetahui apa yang engkau serukan itu adalah kebenaran, pasti aku akan mengikutimu,” jawab Rukanah.
“Bagaimana bila kukalahkan engkau dalam gulat. Apakah engkau akan meyakini kebenaran perkataanku?” ujar Rasulullah menimpali yang kemudian disetujui oleh Rukanah.
“Ayo berdiri. Akan kukalahkan engkau,” seru Rasulullah.
Rukanah menyambut tantangan tersebut. Keduanya bergulat hingga berakhir dengen kemenangan Rasulullah. Beliau berhasil menyergap dan menjatuhkan Rukanah. Tak terima dengan kekalahannya, Rukanah meminta ulang gulat mereka.
“Kita ulangi, wahai Muhammad,” ujar Rukanah.
Keduanya pun kembali bergulat. Lagi-lagi Rasulullah yang memenangkan gulat tersebut. Maka Rukanah mulai terpukau dengan kemampuan Rasulullah yang mampu mengalahkannya hingga dua kali.
“Wahai Muhammad, luar biasa, kau berhasil mengalahkanku!” seru Rukanah.
“Yang lebih luar biasa dari ini pun akan kutunjukkan jika engkau mau. Jika engkau bertakwa kepada Allah dan menaatiku,” sabda Rasulullah.
“Apa itu?” tanya Rukanah.
“Akan kupanggil pohon yang engkau lihat itu. Dan dia akan datang kepadaku,” ucap Rasulullah.
Rukanah menyetujuinya sehingga Rasulullah memanggil pohon yang ditunjuk ke hadapan keduanya. Lantas pohon tersebut datang. Kemudian Rasulullah meminta pohon tadi kembali ke tempatnya dan pohon tersebut mematuhi perintah Rasulullah.
Setelah menyaksikan langsung kejadian tadi, Rukanah pergi menemui kaumnya.
“Wahai anak-anak Abdu Manaf, mereka telah menyihir masyarakat. Demi Allah, aku tidak pernag melihat penyihir yang lebih sakti darinya,” seru Rukanah seraya mengisahkan apa yang baru saja ia lihat.
Dalam riwayat lain dikisahkan bahwasanya Rukanah yang menantang Rasulullah untuk bergulat. Ia menemui Rasulullah di salah satu bukit di Mekkah.
“Wahai anak saudaraku, telah sampai kabar tentangmu kepadaku. Aku tidak mengenal engkau sebagai pembohong. Jika engkau mengalahkanku dalam gulat, maka aku yakin engkau orang yang benar,” katanya kepada Rasulullah. Kemudian keduanya bergulat hingga 3 kali.
Rukanah akhirnya memutuskan masuk Islam pada saat perisitwa Fathul Mekkah. Tatkala menghadap Rasulullah ia berkata, “Demi Allah, aku mengetahui jika engkau bergulat denganku, engkau akan mendapat pertolongan dari langit.”
Wallahu ‘alam.