Muslimahdaily - Melihat potensi pertumbuhan wisata halal di seluruh dunia, Turki akan meluncurkan trip kapal pesiar halal pertama untuk tujuan Laut Aegean di Yunani pada September mendatang. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir wisatawan muslim dari Turki dan seluruh dunia untuk menikmati pelayaran dengan menggunakan kapal pesiar yang ramah terhadap kebutuhan wisatawan muslim.

“Paket liburan ini tidak hanya sekedar berlayar dengan menggunakan kapal pesiar yang tidak menyediakan minuman beralkohol dan produk berkaitan dengan babi. Perjalanan ini akan menjadi tur budaya dan sejarah yang akan menciptakan suasana liburan yang unik dan menyenangkan” ujar Kemal Gunay, general manajer Fusion Tour seperti dilansir dari laman OnIslam.net (5/7/15).

Trip kapal pesiar halal pertama di Turki ini diumumkan oleh perusahaan Fusion Tour yang berkantor di Antalya pada Selasa (4/7/15) sebagai langkah untuk mengambil bagian dari nilai US$145 juta untuk sektor wisata halal.

Diberi tema ‘Napak Tilas Kekuasaan Ottoman’, liburan dengan menggunakan kapal pesiar halal ini akan berlayar menuju Yunani dengan tanpa menyediakan minuman beralkohol, produk terbuat dari babi dan papan perjudian. Menjunjung nilai syariah dalam produknya, perusahaan perjalanan wisata tersebut akan melengkapi kapal pesiarnya dengan pusat-pusat kebugaran, spa untuk pengunjung wanita dan pria, kamar mandi yang terpisah dan ruang untuk shalat.

“Kami juga tidak melukis bagian dinding kapal karena bertentangan dengan nilai dalam Islam” kata Gokmen Aydinalp, manajer project tur, sembari mengklaim bahwa pelaksana trip tersebut sudah memikirkan semuanya dengan matang.

Kapal pesiar halal ini akan mulai berlayar dari Izmir, wilayah Turki pada 27 September mendatang menuju Pulau Rhodes dan Crete di Yunani dan juga pelabuhan Piraeus pada 2 Oktober mendatang. Diumumkannya trip dengan menggunakan kapal pesiar halal ini diprediksi akan menjadi salah satu cara wisata baru di Turki, terutama Turki akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Tahunan Pariwisata Halal Eropa (HTC2015) pada Desember mendatang di Istanbul. Ada lebih dari 1.000 delegasi dari 50 negara yang akan menghadiri acara konferensi yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut. Turki sendiri menjadi negara tujuan wisata muslim kedua terbesar di dunia setelah Malaysia menurut GMTI 2015.