Muslimahdaily - Sadiq Khan memutuskan untuk menjadi walikota London dengan visi yang sederhana: Ia ingin semua masyarakat London memiliki kesempatan yang sama seperti yang telah diberikan kota London kepadanya. Dengan visi sederhananya ini, Khan pun memenangkan pemilihan dengan mendapatkan 44% dukungan. Khan mengalahkan pesaingnya, Zac Goldsmith yang berasal dari partai Konservatif, dengan raihan hanya 35,6 persen suara.

Khan lahir di London Selatan, merupakan anak kelima dari 8 bersaudara dan berasal dari keluarga imigran Pakistan. Ayahnya pernah bekerja sebagai supir bus selama kurang lebih 25 tahun. Terpilihnya Khan menjadi walikota London menjadikanya sebagai walikota muslim pertama di London.

Mengawali karirnya sebagai pengacara hak asasi manusia, Khan melihat bagaimana diskriminasi memiliki efek yang besar bagi hidup setiap manusia. Ia membela orang-orang yang terdiskriminasi dan kemudian menjalankan perusahaan denagan 50 pegawai. Pada tahun 2008, Khan diangkat sebagai Menteri Komunitas dan kemudian Menteri Transportasi. Khan merupakan seorang muslim pertama dan keturunan Asia yang menghadiri sidang kabinet.

Usai diumumkan sebagai pemenang pemilu, Khan mendapatkan berbagai ucapan selamat. Beberapa di antaranya pemimpin partai buruh, Jeremy Corbyn, Perdana Menteri Inggris, Manuel Valls, Wali kota New York, Bill de Blasio, dan politikus lainnya. Salah satu dukungan datang dari Hillary Clinton, Calon Presiden Amerika yang berasal dari partai demokratis, menuliskan di akun twitternya:

“Seorang anak dari supir bus keturunan Pakistan, pejuang hak asasi manusia, dan sekarang Walikota London. Selamat.”

Minggu ini merupakan minggu pertama Khan menjabat sebagai walikota London. Khan pun menuliskan tweet pertamanya dari akun @MayorofLondon mengenai perasaannya setelah menjalani hari pertama sebagai walikota.

“Saya mengalami hari pertama yang sangat membahagiakan sebagai walikota, saya merasa sangat diterima oleh orang-orang yang menyapa saya pagi ini.”