Muslimahdaily - Ternyata Ramadan, Hari Idul Fitri dan Shalat Jumat bukanlah satu-satunya penyebab tertariknya orang-orang untuk datang ke masjid pada tahun ini.
Pada tanggal 6 Juli kemarin, Niantic, Perusahaan aplikasi permainan untuk ponsel di San Fransisco, merilis “Pokemon Go” yang merupakan permainan yang dapat memantau lokasi pengguna dengan GPS dan memberikan perintah-perintah pada penggunanya untuk mengunjungi tempat-tempat tertentu agar mendapatkan berbagai jenis pokemon. Aplikasi ini kemudian akan memberikan notifikasi apabila ada pokemon yang berada di sekitar pengguna.
Permainan yang menarik masyarakat sedunia sesaat setelah diliris ini mengajak para penggunanya untuk keluar rumah dan mengunjungi tempat- tempat menarik di sekitar mereka, termasuk Masjid, gereja dan tempat-tempat ibadah lainnya.
Banyak pro-kontra mengenai dijadikannya tempat-tempat ibadah sebagai ‘pokestops’, dimana pengguna akan mendapatkan suplai item gratis jika mengunjunginya. Hal ini dapat dilihat dari beberapa tweet yang menunjukan ketidaksukaannya adanya pokemon di dekat masjid karena menyebabkan orang-orang berdatangan ke masjid hanya untuk menangkap pokemon. Namun, sebagian orang lainnya justru merasakan keuntungan dari permainan ini. Seperti seorang ibu yang anaknya sudah 4 tahun tidak pernah ke masjid, akhirnya mengunjungi masjid karena permainan ini.
Perbedaan pendapat ini menunjukan walaupun mungkin beberapa orang menganggap pergi ke tempat-tempat ibadah untuk menangkap Pokemon merupakan hal yang salah dan tidak seharusnya dilakukan, namun sebagian orang lainnya beranggapan bahwa dengan menarik banyak orang untuk datang ke tempat-tempat ibadah akan membuka gerbang bagi orang-orang untuk masa depan yang lebih cerah dalam rangka religiusitas dan spiritualitas. Kenapa tidak? Jika permainan ini membuat orang-orang datang ke masjid, lalu kenapa tidak manfaatkan untuk membantu mereka menemukan keindahan dan kekuatan masjid dan agama Islam ketika mereka sedang menangkap Pokemon?
Dilansir dari Daily Beast, bahkan sekarang tempat seperti Taj Mahal, yang juga dikenal sebagai tempat yang religius, dan tempat-tempat wisata lainnya juga sudah menjadi Pokestops.
Hingga sekarang permainan populer ini sudah dirilis di beberapa tempat di Eropa, dan menjadikan tempat-tempat penting dan masjid di seluruh dunia seperti “Masjid Faisal”, “Masjid Cordoba”, dan “Masjid Sultan Ahmed” Pokestops tempat orang-orang akan banyak berkunjung untuk menangkap Pokemon. Diharapkan dengan semakin banyak orang-orang yang berkunjung ke Masjid, semakin banyak orang yang akan memahami Islam sehingga diharapkan berkurangnya Islamophobia di seluruh negara-negara di dunia.