Muslimahdaily - Tidak terasa tahun 2018 sudah berada dipenghujung hari, berbagai peristiwa telah terjadi menorehkan catatan untuk bangsa Indonesia. Dari sekian banyak hal yang terjadi beberapa diantaranya menyisahkan duka.

Berikut ini kami rangkumkan lima kejadian besar yang membekaskan luka dihati bangsa Indonesia selama tahun 2018,

- Tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun

Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba antara Perairan Simanindo menuju  Pelabuhan Tigaras pada Juni 2018. Kapal yang tenggelam hingga kedalaman 450 meter ini mengangkut lebih kurang 200 penumpang, dengan 21 orang selamat dan 164 orang diantaranya dinyatakan hilang.

Tenggelamnya kapal diduga akibat muatan yang berlebihan dan angin yang bertiup kencang. Berdasarkan hal tersebut, telah ditetapkan lima orang tersangka, yaitu empat regulator dan seorang nahkoda.

- Gempa Lombok

Sebulan setelah tenggelamnya KM Sinar Bangun, pada 29 Juli 2018, bencana gempa bumi menimpa salah satu wilayah Indonesia Timur. Gempa yang berkekuatan 7 SR tersebut menimpa daerah Lombok dan Mataram.

Gempa utama 7 SR kemudian disusul oleh gempa bermagtidute kecil sebanyak 576 kali. Akibat bencana tersebut, hingga 1 September 2018 terdapat 564 orang dinyatakan meninggal dan 1.584 mengalami luka-luka. Selain itu, kerusakan pun terjadi pada rumah maupun fasilitas pendidikan. Dikabarkan terdapat 553 sekolah yang tidak bisa difungsikan kembali.

- Gempa Palu dan Donggala

Belum selesai penanganan gempa di Lombok, Indonesia kembali diberikan cobaan dengan adanya gempa sekaligus tsunami yang menimpa daerah Palu dan Donggala. Gempa yang bermagnitudo 7,4 skala Richter terjadi pada 28 September 2018.

Tsunami yang terjadi diduga akibat longsoran sedimen dasar laut di kedalaman 200-300 meter. Selain itu, disebabkan oleh gempa yang cukup tinggi. Data yang didapat hingga 20 Oktober 2018, peristiwa tersebut menelan korban tewas sebanyak 2113 jiwa, 4612 jiwa mengalami luka-luka, dan 1309  jiwa belum diketahui keberadaannya.

- Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610

Kali ini kecelakaan terjadi pada alat transportasi udara. Pada tanggal 29 Oktober 2018, pesawat Lion Air JT 610 Boeing 737 Max 8 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Pesawat yang seharusnya menuju Bandar Udara Depati Amir, Pangkal Pinang ini sempat mengalami hilang kontak dan dinyatakan jatuh setelah 13 menit lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Korban tewas akibat kecelakaan ini sebanyak 189 orang termasuk kru yang bertugas. Peristiwa tersebut disebab kan adanya perbedaan Angle of Attack (AoA) antara pilot dan kopilot. Perbedaan AoA tersebut mengakibatkan tidak seimbangnya daya angkat di sayap kiri dan kanan. Ketidakseimbangan tersebut yang akhirnya menyebabkan jatuhnya pesawat.

- Tsunami Selat Sunda

Pengujung tahun 2018 diselimuti kabar duka dari ujung barat Pulau Jawa. Pada 23 Desember 2018, gelombang tsunami meluluhlantahkan daerah Banten dan Lampung.

Akibat tsunami Selat Sunda tersebut, daerah Banten dan Lampung Selatan mengalami kerusakan. Namun, berdasarkan informasi sejauh ini Kabupaten Pandeglang di Banten menjadi wilayah yang memiliki kerusakan paling parah.

Hingga 25 Desember 2018, korban meninggal akibat tsunami sebanyak 429 orang. Sebanyak 1.485 orang mengalami luka-luka dan 154 orang belum diketahui keberadaannya.

Tsunami ini menurut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, disebabkan oleh dua peristiwa, yaitu  longsor oleh bawah laut aktivitas erupsi anak Gunung Krakatau dan gelombang tinggi akibat faktor cuaca di Selat Sunda.

Meskipun cuaca belum stabil, Tim SAR hingga saat ini masih melakukan pencarian korban direruntuhan bangunan.

Itulah beberapa peristiwa yang terjadi di Indonesia pada tahun 2018. Semoga dengan kejadian tersebut dapat memberikan pelajaran bahwa  hidup dan mati hanya Allah Subhannahu wa ta’ala yang tahu. Untuk itu, tetaplah melakukan kebaikan, karena kita tidak tahu dalam kondisi seperti apa akan berpulang kepada-Nya.